Category Archives: Dilatasi Rasa

Langkah 22

โ€งโ‚Šหš โ‹… ๐Ÿฅข๐Ÿœโ€งโ‚Šหš โ‹…  Sudah dua jam mereka beristirahat, matahari tidak lagi menyengat mulai menampilkan [...]

Langkah 21

โš ๏ธ Content Warning: Bab ini akan membawa kita menyelami titik terendah dari seorang Alice Moon. [...]

Langkah 20

โ€งโ‚Šหš โ‹… ๐Ÿฅข๐Ÿœโ€งโ‚Šหš โ‹…  Hanya butuh lima belas menit hingga mereka tiba di jalur pejalan [...]

Langkah 19

โ€งโ‚Šหš โ‹… ๐Ÿฅข๐Ÿœโ€งโ‚Šหš โ‹…  “Nggak, Jim, santai saja, tidak usah terburu-buru, sebab aku paham menerima [...]

Langkah 18

โ€งโ‚Šหš โ‹… ๐Ÿฅข๐Ÿœโ€งโ‚Šหš โ‹…  “Halo, Lis? Dimana kamu? Sombong amat ga di angkat tadi? Lagi [...]

Langkah 17

โ€งโ‚Šหš โ‹… ๐Ÿฅข๐Ÿœโ€งโ‚Šหš โ‹…  “Hiks, Hiks, Papaโ€ฆ” Tepat satu jam setelah kedatangan Alice ke restoran. [...]

Langkah 16

โ€งโ‚Šหš โ‹… ๐Ÿฅข๐Ÿœโ€งโ‚Šหš โ‹…  Tangan kiri Alice menopang dagu sementara tangan kanannya terus memutar ulang [...]

Langkah 15

โ€งโ‚Šหš โ‹… ๐Ÿฅข๐Ÿœโ€งโ‚Šหš โ‹…  Uncle Lam – Driver| Non, maaf saya tidak bisa menjemput.| Sebab [...]

Langkah 14

โ€งโ‚Šหš โ‹… ๐Ÿฅข๐Ÿœโ€งโ‚Šหš โ‹…  Queen Elizabeth Hospital Hong Kong. Dua hari yang lalu, Alice bermalam [...]

Langkah 13

โ€งโ‚Šหš โ‹… ๐Ÿฅข๐Ÿœโ€งโ‚Šหš โ‹…  “Gaโ€ฆ Gagal?” Alice tidak menjawab, setelah meletakkan kembali gelas. Kepalanya sedikit [...]